Cuplikan Pertunangan Paris Hilton-Chris Zylka Disebut Telah Bubar

Paris Hilton memberikan sejumlah ‘kode’ dalam unggahannya di media sosial baru-baru ini, yang mengarahkan pada kabar kandasnya hubungan pertunangannya dengan Chris Zylka.

Pada Senin (19/11) waktu Amerika Serikat, pewaris kerajaan hotel internasional itu mengutip ucapan Marilyn Monroe yang menyebut bahwa dirinya percaya sesuatu terjadi dengan maksud tertentu.

“Kutipan Marilyn Monroe favorit saya. ‘Saya percaya sesuatu terjadi untuk sebuah alasan. Orang berubah sehingga Anda dapat belajar untuk melepaskan,” kata Hilton dalam unggahan tersebut.

Baca Juga : Inilah Drip Tip Vape Terbaik

Unggahan tersebut muncul tak lama setelah Hilton mengunggah sebuah video di Instagram yang memiliki keterangan “Miss Independent”

Kabar hubungan pertunangan Hilton dan Zylka kandas muncul pada Senin (19/11). Seorang sumber mengatakan kepada ET bahwa keduanya telah mengakhiri hubungan tersebut beberapa pekan lalu.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa hubungan mereka disebut berjalan terlalu cepat, dan Hilton menyadari bahwa Zylka bukanlah untuknya, dan mereka memang tidak ditakdirkan bersama.

Paris dan Zylka resmi bertunangan pada Januari 2018 lalu. Sosialita sekaligus disjoki itu mengumumkannya melalui sebuah unggahan di media sosial.

Artikel terkait : Nama Bagian Komponen Vapor

Zylka disebut melamar Hilton ketika mereka berlibur ski di Aspen, Colorado. Pria itu pun memberikan cincin pertunangan seharga US$2 juta saat melamar Hilton.

“Saya mengatakan ‘Ya!’ Sangat bahagia dan semangat telah bertunangan dengan kekasih dalam hidup saya,” ujar Hilton dalam keterangan foto yang kini telah dihapus tersebut.

ET mengabarkan keduanya mulai untuk berkencan pada dua tahun lalu, setelah mereka merasa ‘nyambung’ saat bertemu di Art Basel, Miami, Florida.

Inilah Mariah Carey Akui Minder Bernyanyi dengan Aretha Franklin

Diva pop Mariah Carey mengakui dirinya merasa minder dan ‘terintimidasi’ ketika harus bernyanyi bersama mendiang Queen of Soul Aretha Franklin dalam sebuah acara pada 1998 lalu.

Kala itu, Carey dan Franklin diminta tampil bersama secara langsung dalam acara Divas Live di saluran VH1. Ketika akan memasuki sesi latihan sebelum acara dilangsungkan, Carey merasa minder harus berdampingan dengan Franklin.

Carey mengungkapkan kenangannya itu ketika menjadi bintang tamu dalam acara Live with Andy Cohen, yang ditayangkan di YouTube, Senin (19/11) waktu Amerika Serikat.

Carey mendapatkan pertanyaan dari penonton tentang pertemanannya dengan Franklin dan Cohen menanyakan apakah acara Divas Live adalah satu-satunya momen Carey berduet dengan pelantun Respect tersebut.

Baca Juga : Jenis Jenis vapor Terbaik

“Kami tampil bersama berkat acara tersebut iya, itu satu-satunya. Namun kami kerap saling jumpa, banyak berbincang,” kata Carey menjawab Cohen.

“Namun, Divas Live, itulah waktu satu-satunya yang saya benar-benar tampil dengannya. Saya kala itu amat merasa terintimidasi dan tak ingin tampil [sebenarnya],” kata Carey.

Carey mengatakan alasan tak ingin tampil dilatarbelakangi banyak anggapan bahwa dirinya akan mengambil ‘takhta’ Aretha Franklin yang saat itu sudah dikenal sebagai penyanyi senior dan bertitel ‘Queen’.

Sedangkan Carey kala itu, baru menjalani karier sebagai penyanyi kurang lebih delapan tahun sejak debutnya pada 1990. Ketika ia menghadapi dilema, ia sempat ingin ‘mundur’.

“Ketika itu saya ingin mengatakan ‘gue jadi penyanyi latar saja’, dia [Franklin] Queen of Soul. Dan Patti LeBalle sesungguhnya mengatakan kepada saya ‘Sayang, kau melakukan hal yang benar karena bila kau ingin terlibat dalam situasi [drama] itu, saya akan,” kata Carey kemudian menepuk kedua telapak tangannya.

“Aretha kemudian mengatakan kepada saya, ‘Mariah, mereka mengadu domba. Dan saya tak punya dombanya. Jadi, kita tidak akan latihan malam ini’. Dan kami tidak latihan akhirnya. Itu Aretha Franklin [yang bicara],” kata Carey.

Artikel Terkait : Jenis Jenis Vapor Terbaru

Carey menyiratkan kepanikan karena tak bisa latihan bersama Aretha Franklin jelang penampilan langsung keduanya di televisi. Dirinya menyebut hanya sempat latihan bersama dengan Aretha Franklin dalam waktu yang singkat.

“Saya tak ingin membicarakan banyak hal [tentang ini] karena saya sedang mengerjakan memoar saya dan saya ingin orang-orang [tahu dari memoar],” kata Carey.

“Namun momen tersebut adalah ketika dia amat sangat berbeda dibandingkan yang saya bayangkan sebelumnya. Saya penggemar beratnya dan selalu berharap dirinya beristirahat dalam damai,” lanjutnya.

Mariah Carey sempat menggambarkan kedekatannya dengan Aretha Franklin ketika Queen of Soul meninggal pada 16 Agustus lalu.

“Aretha Franklin. Queen of Soul. Ikon. Penyanyi dari para penyanyi. Penyanyi dan musisi terhebat dalam hidup saya. Kekuatan dari suara mu di musik dan hak asasi sipil membuka pintu bagi saya dan banyak yang lainnya,” kata Carey dalam kicauannya kala itu.

“Kau lah inspirasi saya, guru saya, dan teman saya,” lanjutnya.

“Kau menunjukkan saya, saya bisa bernyanyi yang ingin saya nyanyikan dan membawa Tuhan bersama saya,” kata Mariah Carey yang menyertakan foto penampilan dirinya dengan Aretha Franklin dalam acara Divas Live.

Lindsay Lohan Tunjukkan Rasa Naksir untuk Tyga Simak Selengkapnya

Aktris Lindsay Lohan tak segan untuk memberi kode genit kepada rapper Tyga di media sosial.

Komentar ganjen itu bermula ketika mantan kekasih Kylie Jenner ini mengunggah foto dirinya tengah tiduran santai tanpa mengenakan pakaian dan menulis, “Posisi yang aneh.”

Tak lama, bintang ‘Mean Girls’ itu langsung memberi komentar singkat nan ambigu, “Selera” diikuti dengan emoji dua tangan terangkat menunjukkan pujiannya.

Baca Juga : Komposisi Liquid Vaporizer

Warganet yang menangkap momen tak biasa itu langsung memburu Lohan dengan komentar.

“Kalian berdua akan sangat manis jika bersama,” dukung @mr.victor_roa.

“Saya dapat melihat kamu masih mencoba (mendapatkan perhatian Tyga), gadis,” ucap @evakristine_ yang mengamati gerak-gerik Lohan.

Wanita yang dipanggil Lilo ini dikabarkan tak hanya meninggalkan komentar di foto Tyga, namun ia juga nekat mengirim direct message ke akun Instagram pelantun ‘Hookah’ itu.

Seorang sumber dari HollywoodLife.com yang dikutip Aceshowbiz mengatakan aktris ‘Just My Luck’ itu tak malu untuk menunjukan betapa ia menggemari Tyga.

“Lindsay menyukai segala (gambaran) lelaki nakal yang dimiliki Tyga dan ia (Lohan) cukup kecanduan dengan konten Instagram Tyga. Ia (Lohan) selalu menyimpan suatu rasa terhadap Tyga sejak lama,” ungkap sumber tersebut.

Artikel Terkait : Bahaya Vape Bagi Kesehatan

“Ia (Lohan) selalu merasa Tyga sangat seksi dan ia juga menyukai musik Tyga. Ia selalu punya rasa terhadap rapper dan (saat ini) ia merasa sedikit kesepian,” tambah sumber tersebut.

Namun, nampaknya rasa suka wanita 32 tahun ini bertepuk sebelah tangan.

Sumber itu menduga kalau ayah satu anak dari Blac Chyna ini tak tertarik dengan ‘penawaran’ hati Lohan.

Awal Oktober ini, Lohan sempat berkelakuan aneh di video Live Instagram-nya beberapa waktu lalu. Aktris kelahiran New York itu membuat videonya yang menampilkan dirinya seperti menuduh sebuah keluarga pengungsi di jalanan sebagai pelaku perdagangan anak.

Atas tindakan kontroversial itu, pihak keluarga ingin Lohan tetap dekat dan hidup bersama di New York.

Pasca tuai kontroversi, video live yang berdurasi sekitar 10 menit itu telah dihapus dari akun Instagram resmi Lindsay Lohan

Inilah That’s Rockefeller, Band ‘Mitos’ yang Bermusik Tanpa Pretensi

Nama That’s Rockefeller mungkin asing di telinga pecinta musik yang tumbuh pada era 2000-an. Wajar saja, karena memang mereka jarang tampil dan bahkan jarang merilis karya. Pun jejak digital mereka sukar ditemukan.

Menengok ke belakang, That’s Rockefeller terbentuk di kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 2000 silam.

Aufa Aryaputra (vocal), Zalo Oramahi (bass), Juliansyah Ramadhan (gitar), Omar Aryaindra (drum) dan mendiang Hendra Saputra (kibor) sepakat membentuk band untuk mencari kesenangan. Bukan untuk untuk mencari uang.

“Kami terbentuk karena ingin berkontribusi. Di kampus banyak acara musik atau pameran, ya kami main,” kata Omar saat berkunjung ke kantor CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Butuh proses bagi That’s Rockefeller untuk menemukan formula musik yang mereka inginkan, terlebih setiap personel menggandrungi genre musik yang berbeda. Sehabis kuliah, mereka nongkrong sembari memainkan alat musik sampai mengarah pada genre rock.

Bukan sekadar rock yang kencang, bertempo cepat dengan distorsi gitar, namun pada lagu mereka terasa sedikit unsur lawas, seperti pada lagu Bebas Bertanggungjawab dan Busway. Itu menjadi salah satu karakter Thats’s Rockefeller, ditambah aksi energik Aufa saat manggung.

“Rock yang kami usung muncul secara kolektif karena jamming. Kami enggak bisa berdiri sendiri,” kata Aufa yang karib disapa Opai.

Baca Juga : Cara Menghisap Vapor

Selain dalam acara kampus, That’s Rockefeller juga berkontribusi dalam album kompilasi bertajuk Kampus 24 Jam Hits (2001) yang berisikan karya musisi IKJ. Mereka memilih lagu Dressed Like God untuk masuk album tersebut setelah ada dorongan dari pihak ketiga.

Kuliah tidak menghalangi That’s Rockefeller untuk tampil di berbagai acara musik. Mereka kerap tampil dalam acara musik yang diadakan Universitas Trisakti, Universitas Indonesia dan Universitas Jabaya.

Mereka juga sempat tampil pada acara musik yang diadakan di BB’s atau Bar Blues, salah satu kafe legendaris di Jakarta.

Seiring berjalannya waktu, karya mereka semakin banyak. Namun tidak semua karya itu direkam karena mereka memegang prinsip bahwa bermusik tidak harus merekam.

Mereka hanya merekam lima lagu, yaitu Muara Dosa, Murni Tanpa dicampur, Sweet Mary Jane, Well More To Morrissey dan Dressed Like God.

Meski sudah merekam sejumlah lagu, mereka justru tidak berencana tidak merilis karya tersebut.

Artikel Terkait : Cara Setting Ohm Vapor

Aquarius Musikindo disebut sempat terpikat pada lima lagu itu dan sempat menawarkan menjadi label mereka untuk dapat merilis album pada 2003.

Namun tawaran itu ditolak karena Aquarius Musikindo meminta That’s Rockefeller membuat satu lagi serupa dengan Sheila On 7.

“Gue bilang enggak bisa karena lagu kami ini. Mereka sempat telepon lagi, setuju dengan lima lagu itu. Kami bilang enggak usah, dan kami enggak rilis,” kaya Aufa.

Tak lama setelah itu That’s Rockefeller menghadapi masalah yang berujung pada perilisan mini album. Hendra meninggal pada tahun 2004 setelah pingsan di kelas saat kuliah.

Opai sempat membawa Hendra ke Rumah Sakit Cikini, namun ia tidak terselamatkan.

“Setelah Hendra pergi lebih dulu, kami rilis mini album sebagai penghormatan tahun 2004. Nama albumnya diambil dari nama panggilan dia, Vetrov,” kata Juliansyah.

Menurut Opai, nama tersebut datang terinspirasi dari tempat penyimpanan kibor milik Hendra yang memiliki tulisan “Petrov”. Awalnya, nama itulah yang jadi julukan bagi Hendra.

Namun Hendra suatu kali pernah diminta dipanggil dengan “Vetrov” dengan alasan lebih enak didengar dan kata ‘Petrov’ sulit dieja.

Usai kepergian sang kibordis, That’s Rockefeller tidak mencari pengganti Hendra karena mereka tidak ingin dan mereka yakin tidak ada yang mampu mengikuti gaya hidup band itu.

Musisi Yton yang kini menjadi kibordis Club Eighties sempat tampil bersama That’s Rockefeller. Menurut Aufa, Yton menyerah karena tidak mampu.

“Ya kami memang begini. Manajer juga banyak yang enggak mampu tanganin kami, udah berapa kali ganti. Manajer sekarang juga sebenarnya enggak [mengerti], tapi karena teman lama jadi paham,” kata Aufa.

Manajer Aswi menambahkan sembari menanggapi pernyataan Aufa, “Susah mengurus anak-anak ini. Malah jadi kayak gue yang mengikuti mereka, kebalik.”

Seiring berjalannya waktu, semua personel lulus kuliah dan sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Opai bekeja sebagai perekam suara film, Zalo bekerja sebagai desainer properti untuk film, Omar bekerja sebagai animator dan Juliansyah bekerja sebagai desainer di perusahaan minuman.

Meski sibuk, mereka masih menyempatkan waktu untuk bertemu. Sering kali bertemu, mereka tidak membahas atau memainkan musik, melainkan membahas berbagai hal sampai mengkaji kitab suci. Hal itu mereka lakukan karena merasa sudah seperti saudara.

Bagi mereka, yang penting adalah bertemu dan bersilaturahmi. Musik urusan nomor dua. Tapi mereka juga siap bila ada tawaran manggung meski jarang latihan. Mereka juga tidak peduli bila saat manggung main berantakan.

“Ya kami memang seperti ini, kalau mau terima, kalau enggak mau terima ya enggak apa-apa. Kami bermusik tanpa pretensi,” kata Opai.

That’s Rockefeller kemudian merilis album bertajuk Panca Dasa (2015) sebagai perayaan usia 15 tahun. Lagi-lagi, niat perilisan itu bukan datang dari keinginan band, melainkan dorongan pihak ketiga.

Hanya ada tiga lagu baru dalam Panca Dasa, yaitu Logistik, Hutan Dalam Laut dan Untuk Sementara. Lagu lain dalam album tersebut adalah lagu yang pernah mereka rilis dalam Vetrov.

“Sebenarnya lagu kami banyak mungkin ada sekitar 50. Tapi enggak direkam dan lupa, terus bikin lagi,” kata Juliansyah.

Walau memiliki karya yang bisa dibawakan secara langsung, That’s Rockefeller sangat jarang tampil dalam delapan tahun belakangan. Manajer Aswin mengatakan mereka paling banyak tampil sebanyak dua kali dalam setahun. Hal ini menjadikan mereka disebut band mitos.

That’s Rockefeller bukan satu-satunya band di Indonesia yang tergolong band mitos. Masih ada Teenage Death Star yang juga jarang tampil. Dengan begitu penampilan mereka selalu dinantikan penggemar.

“Kami manggung kalau semua personel bisa. Kami enggak pernah intimidasi satu sama lain untuk cari rezeki di mana. Kami sekarang main di Music at Newsroom karena bisa semua,” kata Opai.

Oktober lalu That’s Rockefeller tepat berusia 18 tahun. Mereka berencana merilis karya walau belum memastikan waktu perilisan. Berkaca pada perilisan sebelumnya, jangan terlalu berharap akan dirilis dalam waktu dekat.

Penampilan That’s Rockefeller dapat disaksikan lewat Music at Newsroom melalui situs CNNIndonesia.com hari ini, Rabu (21/11), pukul 14:00 WIB.

Simak Kisah Cinta Gading Marten-Gisel Sebelum Gugatan Cerai

Rumah tangga penyanyi Gisella Anastasia dan sang suami Gading Marten diberitakan nyaris berakhir dengan gugatan cerai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/11).

Kabar tersebut tak diduga-duga sebab Gading dan Gisel selalu dipandang harmonis dan jadi favorit banyak orang.

Hal itu dibuktikan kala keluarga dari putra aktor kawakan Roy Marten itu didapuk menjadi keluarga selebritas favorit dari ajang penghargaan Insert Awards pada Oktober 2017.

Baca Juga : Harga Mod MOD Fuchai 213

Jika dilihat ke belakang, kisah cinta pasangan artis ini memang sering menjadi sorotan sejak masih berpacaran.

Seluruh penonton acara musik pagi hari di sebuah stasiun televisi barangkali menjadi saksi pertama jalinan kasih Gading dengan juara kedua Indonesian Idol itu pada April 2012 silam.

Gading, yang pada saat itu masih menjabat sebagai presenter acara tersebut, menghampiri Gisel di atas panggung untuk menyatakan cintanya. Sejak saat itulah, keduanya resmi berpacaran.

Setahun kemudian, keduanya meresmikan hubungan mereka di altar yang bertempat di Uluwatu, Pulau Dewata Bali pada September 2013.

Kisah kasih pasangan yang berbeda usia delapan tahun ini makin tak lepas dari kamera sejak kelahiran putri semata wayangnya Gempita Nora Marten pada 2015.

Artikel Terkait : Bahan Komposisi Liquid Vapor

Gading dan Gisel pun terlihat makin lengket lewat berbagai unggahan di media sosial terkait aktivitas keluarga mereka dan perkembangan Gempita.

Ditambah lagi, tingkah bocah yang akrab disapa Gempi itu membuat warganet gemas dan jatuh hati serta mengundang tawa.

Dalam kehidupan menjadi seorang ibu, pelantun ‘Seluruh Nafas Ini’ pernah curhat kalau dalam masa pertumbuhan Gempi, putrinya lebih senang bermain dengan Gading ketimbang dirinya.

“Anak cewek dekat sama papa, sering main jadi akrab bisa gendong-gendongan. Kalau sama aku diomelin diajarain a-b-c, bapaknya kebagian senangnya,” tutur Gisel.

Di sisi lain, sebagai artis yang masih berkarier aktif, Gading justru mengaku banyak kehilangan momen dengan pertumbuhan Gempi. Dia biasanya memantau Gempi dari video-video yang kerap dikirim Gisel.

“Ya ada lah, satu dua misalnya Gempi bisa berdiri, dikirimin video sama mamanya atau oma. Atau pas dia bisa nyanyi begitu,” tutur Gading saat ditemui CNNIndonesia.com pada Oktober silam.

Gisel yang juga kini merintis menjadi pemain film juga tak kalah sibuk. Ia pun tak jarang terpaksa menitipkan sang buah hati pada ibundanya.

Di sisi lain, Gempita juga mengubah kebiasaan harian Gisel dan suaminya, Gading. “Beda banget. Ada anak yang jadi tanggung jawab, otomatis cari waktu kualitas buat bertiga,” kata Gisel pada 2015 lalu.

Meski dianggap selalu romantis dan jauh dari kabar miring, hubungan keduanya kini disebut di ambang perpisahan.

Seperti dikabarkan Detik.com, pihak Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membenarkan gugatan cerai atas nama Gisella Anastasia dan dengan tergugat Gading Marten.

Namun berbagai kabar menyebut pihak pengadilan menolak berkomentar lebih lanjut mengenai penyebabnya dan hanya mengatakan gugatan tersebut terdaftar pada 19 November 2018.

Hingga berita ini tayang, CNNIndonesia.com masih belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Simak Peringatan Maulid di Afghanistan Diserang Bom, 43 Tewas

Serangan bom bunuh diri terjadi pada saat perayaan hari kelahiran (Maulid) Nabi Muhammad S.A.W., di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. Sebanyak 43 orang tewas dan 82 orang mengalami luka-luka dalam kejadian itu.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish mengatakan ledakan itu terjadi pada pukul 06.15 waktu setempat. Bom itu terjadi di sebuah yang berada gedung pertemuan di dekat Bandara Internasional Kabul, yang digunakan untuk Maulid Nabi Muhammad S.A.W., oleh para ulama setempat.

Baca Juga : Harga MOD Coboid 150w & 200w

Danish mengatakan bom bunuh diri itu merupakan salah satu serangan paling mematikan yang terjadi di Afghanistan selama ini.

Hingga kini, belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Serangan ini tampaknya menimbulkan dugaan upaya diplomatik yang dilakukan oleh Afghanistan untuk mengakhiri perang selama 17 tahun masih belum berhasil.

Pada Agustus lalu, sebanyak 34 orang tewas dalam serangan bom yang menargetkan sebuah pusat pendidikan bahasa Inggris untuk anak-anak.

Pada September lalu, sebanyak 20 orang termasuk dua wartawan tewas akibat serangan bom ganda. Ledakan pertama terjadi di sebuah klub gulat. Tak lama kemudian, ledakan kedua menyusul di layanan darurat pada saat wartawan dan petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian.

Artikel Terkait : Harga MOD Hcigar

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis sebuah laporan pada Juli lalu yang menyatakan jumlah warga sipil Afghanistan yang tewas dalam rentang 1 Januari hingga 30 Juni 2018 mencapai rekor tertinggi. Yakni 1.700 warga tewas. Jumlah ini mengalahkan rekor warga sipil tewas selama satu dasawarsa terakhir.

Laporan itu juga menyebut Kabul merupakan salah satu tempat yang paling berbahaya di Afghanistan bagi warga sipil.

Menkeu Prancis Minta Carlos Ghosn ‘Angkat Kaki’ dari Renault Simak Selengkapnya

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire menegaskan bahwa Carlos Ghosn tidak boleh memegang tanggung jawab atas Renault, setelah penangkapannya di Tokyo, Jepang. Ia bahkan meminta manajemen Renault untuk menggelar pertemuan segera mungkin untuk menunjuk ketua dan kepala eksekutif yang baru.

Diketahui, Ghosn menjadi piawai dalam industri otomotif. Ia dikenal memimpin Nissan dan sukses menjalin kemitraan dengan Renault. Namun, pada awal pekan ini, Ghosn diciduk karena dugaan pemalsuan dokumen gajinya dan disebut menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadinya.

“Carlos Ghosn tidak lagi berada dalam posisi dimana dia mampu memimpin Renault. Renault untuk bergerak cepat menyusun tim manajemen sementara,” ujarnya dilansir Reuters, Selasa (20/11).

Baca Juga : Harga Helm KYT

Pun demikian, Le Maire menyebut belum secara resmi meminta Ghosn untuk ‘angkat kaki’ dari dewan manajemen. “Untuk alasan yang sederhana, yaitu kami tidak memiliki bukti dan kami mengikuti prosedur hukum,” imbuh dia.

Prancis diketahui mengantongi 15 persen saham Renault. Karena kemitraan Renault dan Nissan, berarti Prancis juga mengempit 43,4 persen saham Nissan.

“Dewan manajemen akan bertemu pada hari ini, Selasa (20/11),” kata Juru Bicara Perusahaan.

Pertemuan, sambung sumber tersebut, akan membahas sementara pengganti Ghosn, saat yang bersangkutan menjadi tahanan di Jepang.

Artikel Terkait : Harga MOD SMOANT Charon TC 218

Le Maire menuturkan akan menghubungi mitranya di Jepang untuk menegaskan prioritas Prancis, yaitu memastikan stabilitas bisnis Renault. Ia, sembari menambahkan kemitraan Renault dengan Nissan adalah untuk kepentingan Prancis dan Jepang.

“Renault telah melemah, yang membuatnya perlu bertindak lebih cepat,” jelas Le Maire.

Sejak pemberitaan penangkapan Ghosn terkuak, saham Renault turun 2,8 persen pada perdagangan sesi awal dan terus merosot hingga 8,4 persen.

Bank of America Merrill Lynch juga mengubah rating perusahaan menjadi ‘netral’ dari sebelumnya ‘beli.’ Sementara, Exane BNP Paribas menurunkan peringkat perusahaan menjadi netral dari sebelumnya unggul.

Riko: Timnas Indonesia Semakin Kompak Jelang Lawan Filipina Simak Selengkapnya

Winger Timnas Indonesia Riko Simanjuntak mengatakan skuat Merah Putih semakin kompak jelang menjalani laga krusial Grup B Piala AFF 2018 melawan Filipina, Minggu (25/11).

Setelah menelan dua kekalahan dari Singapura dan Thailand dan mengalahkan Timor Leste, Timnas Indonesia akan menghadapi Filipina pada laga terakhir Grup B. Kemenangan besar wajib diraih Timnas Indonesia atas Filipina untuk menjaga peluang lolos ke babak semifinal.

Namun sebelum menjalani pertandingan terakhir, nasib Timnas Indonesia juga akan ditentukan hasil laga Filipina vs Thailand, Rabu (21/11). Indonesia dipastikan tersingkir jika Filipina mampu menahan imbang Thailand.

Baca Juga : Harga Hp Samsung galaxy
Riko yakin Timnas Indonesia masih memiliki peluang lolos ke semifinal Piala AFF 2018. Pemain Persija Jakarta itu juga optimistis Timnas Indonesia bisa mengalahkan Filipina di pertandingan terakhir.

“Saya tetap optimistis karena rezeki sudah ada yang mengatur, yang penting kita tetap mempersiapkan tim untuk lawan Filipina. Kami yakin, kami main di kandang sendiri dan yakin dapat poin maksimal,” kata Riko usai latihan di Lapangan C Senayan, Selasa (20/11).

Meski sedang mengalami masa-masa sulit di Piala AFF 2018, Riko memastikan skuat Garuda dalam kondisi terbaik. Riko bahkan mengatakan skuat Timnas Indonesia semakin kompak.

“Selain kondisi tim, hubungan dengan teman-teman juga sudah baik. Di Thailand kami juga mendapat perhatian khusus. Jadi saya semakin optimistis. Di luar [lapangan] kami juga semakin kompak supaya juga terjalin di lapangan,” ucap Riko.

Artikel Terkait : Harga Tv LED LG

Terkait kritik negatif yang saat ini diterima tim pelatih Timnas Indonesia, terutama melalui media sosial, Riko menganggap kritik adalah hal yang biasa terjadi.

“Saya rasa itu biasa. Hasil seperti ini sangat biasa di profesional. Tapi yang penting kritik itu untuk membangun,” ujar Riko.

Timnas Indonesia Dua Kali Lewati Masa Kritis di Piala AFF Simak Selengkapnya

Timnas Indonesia memiliki pengalaman manis dengan dua kali lolos dari fase grup Piala AFF meski sempat berada di ujung tanduk.

Piala AFF 2018 menjadi cerita yang ketiga kalinya Timnas Indonesia terancam gagal lolos dari fase grup. Hanya meraih satu kemenangan dari tiga pertandingan membuat Tim Merah Putih menggantungkan harapan kepada tim lain untuk melanjutkan perjalanan di turnamen ini.

Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-1 dari Singapura di laga pertama, lalu bangkit di pertandingan berikutnya usai kalahkan Timor Leste 3-1. Sayang, di laga krusial Skuat Garuda tumbang 2-4 di markas Thailand.

Dengan menyisakan satu pertandingan Timnas Indonesia kini berharap pada ketangguhan Thailand untuk bisa mengalahkan Filipina dan Singapura.

Baca Juga : Harga Paving Block / Conblock

Selain bergantung pada hasil tim lain, Timnas Indonesia juga harus bisa mengalahkan Filipina di laga pamungkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/11).

Kendati demikian, Timnas Indonesia yang merupakan runner up lima kali Piala AFF punya kenangan manis dengan berhasil melaju ke babak gugur meski sempat berada di ujung tanduk saat di fase grup. Cerita itu terjadi pada edisi 2002 dan 2016.

Di Piala AFF 2002, Timnas Indonesia mengawali turnamen dengan kurang meyakinkan usai ditahan imbang Myanmar 0-0, meski akhirnya di laga kedua bisa menang 4-2 atas Kamboja.

Pada laga ketiga Piala AFF 2002 Timnas Indonesia kembali bermain imbang 2-2 dengan Thailand. Hanya meraih lima poin dari tiga laga membuat Timnas Indonesia terancam gagal lolos dari babak grup lantaran Myanmar dan Vietnam sudah mengantongi tujuh poin dari tiga pertandingan.

Beruntung di pertandingan terakhir Timnas Indonesia mengalahkan Filipina dengan kemenangan telak 13-1. Pada laga lainnya Myanmar dan Vietnam melakoni duel hidup dan mati, yang akhirnya dimenangi Vietnam dengan skor 4-2.

Artikrl Terkait : Harga Asbes Gelombang, Plastik, Transparan

Kemenangan atas Myanmar membuat Vietnam menjadi juara Grup A sementara Timnas Indonesia sebagai runner up usai unggul satu poin atas Myanmar.

Selain momen pada 2002, Timnas Indonesia juga sukses melewati ujian berat di fase grup Piala AFF 2016. Bahkan catatan pertandingan pada edisi tersebut lebih buruk dibanding Piala AFF tahun ini lantaran Timnas Indonesia hanya meraih satu poin dari dua laga usai kalah 2-4 dari Thailand dan diimbangi Filipina 2-2 di pertandingan kedua.

Akan tetapi di pertandingan terakhir Timnas Indonesia meraih kemenangan 2-1 atas Singapura, sedangkan Filipina yang menjadi rival utama kalah 0-2 dari Thailand. Tim Merah Putih pun lolos ke semifinal dengan menjadi runner up Grup A dengan unggul dua poin atas Filipina.

Menariknya, dari dua momen kritis tersebut Timnas Indonesia sukses mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2002 dan 2016 dengan menjadi runner up usai kalah dari Thailand di final.

Instagram Bersih-bersih Akun ‘Followers’ Palsu Simak Selengkapnya

Instagram menyebut bahwa pihaknya telah membersihkan pengikut (followers) palsu, suka (likes), dan komentar yang dibuat oleh aplikasi, Senin (20/11). Aplikasi pihak ketiga ini memang bisa menghasilkan likes dan komentar palsu sehingga membuat sebuah akun tampak lebih populer daripada yang sebenarnya.

Tindakan keras ini muncul setelah Facebook yang menjadi induk perusahaan Instagram berusaha meyakinkan dunia bahwa jaringan sosial mereka dapat dipercaya.

Baca Juga : Harga Keramik Dinding Dapur

“Baru-baru ini, kami telah melihat akun menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan audiens mereka secara artifisial,” kata Instagram dalam blog mereka.

Instagram mengatakan akan memberi tahu pengguna ketika pihaknya menghapus suka, followers, atau komentar palsu.

Pengguna yang tidak sadar terkait dengan aplikasi yang dilarang Instagram itu, hanya perlu mengubah kata sandi untuk memutuskan sambungan, seperti diungkap jejaring sosial berbagi foto dan video itu.

Namun, pengguna Instagram yang tetap menggunakan aplikasi pihak ketiga ini kemungkinan akan terdampak dengan kebijakan baru mereka ini.

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa Facebook tak sanggup meregulasi dirinya sendiri agar kesalahan informasi dan manipulasi tak merebak di platformnya.

Artikel Terkait : Harga Batu Bata Batako

Facebook telah menghadapi kritik baru menyusul penyelidikan New York Times yang menunjukkan bahwa mereka mengabaikan peringatan soal pengaruh kampanye Rusia di platformnya. Mereka juga menggunakan perusahaan konsultan untuk mencela kritik atas jejaring sosialnya.

Twitter telah melakukan upaya serupa untuk membasmi akun yang tidak otentik, yang mengakibatkan penurunan jumlah pengikut yang signifikan bagi beberapa pengguna platform itu. Sebab, pengguna itu diidentifikasi Twitter sebagai bot atau akun palsu.