Mau Tau Eksistensi Tanjung Lesung, dari Legenda Asal-usulnya Sampai Nahas Tersapu Tsunami

Hamparan pasir putih sejauh mata melihat berpadu serasi dengan biru laut yg tambah pekat mendekati garis cakrawala, sepoi angin, pun kecupan hangat sang mentari mungkin jadi kenangan Anda bakal Tanjung Lesung.

Bersama-sama sejumlah nama di pesisir timur Banten, daerah ini udah sebegitu lama jadi andalan wisatawan yg sesaat mau pergi dari kekacauan kota. Eksistensinya semestinya gak berasal sejak mulai disambangi banyak pelancong.

Dilansir dari beragam sumber, Senin (24/12/2018) , seperti daerah beda di seantero negeri, Tanjung Lesung pun punyai legenda dibalik keberadaannya. Alkisah, ada seseorang lelaki bernama Raden Budog yg mengerjakan perjalanan ke utara buat bersua gadis cantik di mimpinya.

Singkat kata, sehabis mengerjakan perjalanan panjang nan melelahkan, dia lantas datang dalam sesuatu kampung dimana wanita idamannya yg bernama Sri Poh Haci tinggal. Bunyi lesung yg ditabuh Sri Poh Haci berbarengan wanita beda di kampung itu jadi penunjuk arah sampai selanjutnya Raden Bulog sukses menemukannya.

Malu jadi perhatian senantiasa dengan lelaki gak kenal, Sri Poh Haci pulang ke rumah. Gak lama sehabis masuk, terdengar ketukan di pintu yg lantas diterima Nyi Siti, ibunda Sri Poh Haci. Raden Bulog lantas memohon izin buat bermalam dalam rumah Nyi Siti.

Lantaran tak kenal serta tak berani terima tamu lelaki lantaran dirinya sendiri cuma tinggal dengan sang putri, Nyi Siti lantas menampik permohonan Raden Bulog. Oleh karena itu, lelaki yg dimaksud gagah serta wajahnya tampan itu tidur di bale-bale dekat rumah Nyi Siti.

Tinggal beberapa saat di kampung itu bikin Raden Bulog serta Si Poh Haci sama sama kasmaran serta selanjutnya hendak memutuskan menikah. Setiap waktu istrinya bermain lesung berbarengan gadis-gadis kampung, dia senantiasa ada saksikan lantaran puas dengar suara lesung serta terkadang belajar memainkannya.

Seiring bersamanya waktu, Raden Budog bertambah puas bermain lesung sampai lupa waktu. Karena amat puas, dia terus bermain lesung dalam hari Jumat. Walaupun sebenarnya, istrinya udah memberi kabar kalau bermain lesung dalam hari Jumat sangatlah dipantangkan.

Beberapa kali banyak tetua kampung lantas mengingatkan, Raden Budog tak memedulikan. Tabiat Raden Budog bertambah berubah menjadi. Dia senantiasa menabuh lesung sembari melompat-lompat kegirangan kesana ke mari bak seekor lutung.

Rupanya, Raden Budog tak memahami apabila dirinya sendiri memang udah berganti jadi seekor lutung. Disaat merasa semuanya tubuhnya hampir tertutup bulu, dia langsung lari masuk ke rimba. Sejak mulai itu, Raden Budog berubah menjadi lutung serta tidak sempat kembali kembali lagi bentuk aslinya jadi manusia.

Disamping itu, Sri Poh Haci terasa sangatlah malu serta hendak memutuskan pergi dari kampung halamannya dengan cara diam-diam serta hilang tidak tahu ke manakah. Menurut narasi, Sri Poh Haci diyakini udah menjelma berubah menjadi Dewi Padi.

Buat kembali mengenang kemahiran Sri Poh Haci bermain lesung, masyarakat ditempat menyebutkan kampung itu dengan nama Kampung Lesung. Lantaran bertempat dalam sesuatu tanjung, karena itu kampung itu lantas dimaksud Tanjung Lesung.

Seiring bersamanya waktu, keindahan Tanjung Lesung dipakai jadi object wisata dengan penawaran variasi kesibukan hebat sepanjang ada disana. Ikut aktif dalam konservasi terumbu karang satu diantaranya.

Ya, Anda dapat belajar dengan menyaksikan serta mengimplementasikan menanam terumbu karang dengan cara langsung. Aktivitas ini bisa Anda melakukan satu diantaranya di daerah Liwungan yg ada di lebih kurang Pantai Tanjung Lesung.

Lantas, memancing pun jadi satu diantaranya kesibukan idola di sini. Anda dapat memakai dermaga atau menyewa boat buat nikmati aktivitas satu ini. Terus, ada juga pertunjukan tarian api yg demikian mendebarkan serta dipertontonkan cuma di masa-masa khusus.

Simak Juga:

Sayang beribu sayang, keseruan itu mesti tidak hadir sesaat dari Tanjung Lesung. Clausal, lokasi ini jadi satu diantaranya daerah terparah yg terdampak tsunami Selat Sunda, Sabtu malam, 22 Desember 2018.

Beberapa bangunan alami rusaknya kritis sesaat banyaknya korban senantiasa semakin bertambah serta sampai saat ini tetap dilaksanakan usaha penyisiran buat menemukannya atau selamatkan korban tragedi nahas itu.

Yg sangat viral di social media merupakan video amatir perlihatkan acara gathering PLN serta tengah dihibur band Seventeen. Tidaklah ada peringatan apa-pun, banyak anggota band serta pegawai PLN yg tengah suka diterjang ombak besar.

Bersama-sama demikian banyak orang-orang, gitaris, basis, serta road manager band Seventeen meregang nyawa berkat moment mengiris hati itu. Doa serta perkataan duka lantas senantiasa dihaturkan netizen melalui jejeran komentar pada dunia maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *